Senin, 25 Juni 2018
JAJAK PENDAPAT
Siapakah kader PDI Perjuangan yang pantas jadi bakal calon di Pilgub Jabar 2018?
   
Aang Hamid Suganda
Abdy Yuhana
Ono Surono ST
Rieke Diah Pitaloka
Sutrisno
TB Hasanudin
.:: Lihat Hasil ::.

BERITA TERBARU
Besarnya Perhatian Pada Nelayan, Bawa Ono Surono Sukses di Senayan
Last Update 20 Februari 2018
Ono Surono Sosialisasikan UU Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan
Last Update 28 Februari 2018
Gaduh Luhut-Susi, Ono Surono: Menenggelamkan Kapal Itu Harus Ada
Last Update 12 Januari 2018
Ono Surono Gelar Pengobatan Gratis
Last Update 14 Agustus 2017
Ono Surono Ikuti Panen Perdana Budidaya Lele Bioflok di Pondok Pesantren
Last Update 27 Desember 2017
Poktan Penerima UPPO Diminta Fokus Produksi Pupuk Organik
Last Update 25 Desember 2017
Ono Surono Adakan Kunjungan Kerja di Pemdes Gadel
Last Update 21 Juni 2017
Soal Status, Para POPT & PPL Indramayu Gantungkan Nasib ke DPR
Last Update 29 Mei 2017
Home » Press Release » Detail
Bibit Padi MSP Mulai Dikenal Warga

Post By : Administrator
Last Update : 9 April 2013, 21:57

Jelang masa panen di kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu, para petani antusias menyiapkan bibit padi MSP-8 untuk persediaan masa tanam mendatang

itu terlihat saat saya dan tim mengunjungi Komunitas Petani MSP di desa Tanjungkerta  blok Bojongraong  Kecamatan Kroya, Indramayu,  Selasa (12/3/13). Pertemuan tersebut sekaligus mengenalkan varietas terbaru MSP-13 yang dikeluarkan oleh Sertaniatas hasil penelitian dari Ir Surono Danu.

Harapannya, bibit ini akan menambah penghasilan petani, sekaligus penyuluhan terkait penggunaan pupuk yang sesuai aturan

Ono Surono sebagai Pembina komunitas MSP mengatakan, petani yang ikut dalam komunitas MSP, bukan hanya akan mendapatkan bibit secara gratis namun juga akan dididik untuk bisa menciptakan pupuk sendiri.

"Nanti para petani akan dididik untuk membuat pupuk sendiri, bahannya dari kotoran Ayam, Sapi, dan air seninya," terangnya.

Sedangkan koordinator pelaksana, Sapujianto MSP menjelaskan, bibit padi MSP ini dipastikan akan tahan penyakit terutama hama Wereng, dan juga mengurangi biaya operasional dan penggunaan pupuk. "Semakin banyak pupuk, maka antibodinya lemah," paparnya.

"Ini bibit lokal dan bisa dibenihkan lagi untuk tanam berikutnya. Ureanya dua kali lipat leboh ngirit dari bibit biasa, dan bisa mendapatkan hasil lebih banyak dari bibit biasa, serta bisa menghasilkan nasi yang pulen," jelas Puji.

Sementara para petani yang hadir, terlihat antusias dan semuanya ingin mendaftar menjadi komunitas Petani MSP dan mendapatkan bibit tersebut.

"Saya dan bersama petani lain sangat ingin mencoba bibit MSP ini," jelas salah satu koordinator kelompok petani setempat, Toni.

Acara ditutup dengan pemberian secara simbolik bibit padi MSP kepada perwakilan petani.

Copyright OnoSurono.Com © 2018. All Right Reserved
Design By C.M.C (Cuplik Media Center)