Selasa, 23 Oktober 2018
SUB BERITA
» PERIKANAN
» PERTANIAN
» POLITIK DAN HUKUM
» RAGAM
JAJAK PENDAPAT
Siapakah kader PDI Perjuangan yang pantas jadi bakal calon di Pilgub Jabar 2018?
   
Aang Hamid Suganda
Abdy Yuhana
Ono Surono ST
Rieke Diah Pitaloka
Sutrisno
TB Hasanudin
.:: Lihat Hasil ::.

BERITA TERBARU
Besarnya Perhatian Pada Nelayan, Bawa Ono Surono Sukses di Senayan
Last Update 20 Februari 2018
Ono Surono Sosialisasikan UU Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan
Last Update 28 Februari 2018
Gaduh Luhut-Susi, Ono Surono: Menenggelamkan Kapal Itu Harus Ada
Last Update 12 Januari 2018
Ono Surono Gelar Pengobatan Gratis
Last Update 14 Agustus 2017
Ono Surono Ikuti Panen Perdana Budidaya Lele Bioflok di Pondok Pesantren
Last Update 27 Desember 2017
Poktan Penerima UPPO Diminta Fokus Produksi Pupuk Organik
Last Update 25 Desember 2017
Ono Surono Adakan Kunjungan Kerja di Pemdes Gadel
Last Update 21 Juni 2017
Soal Status, Para POPT & PPL Indramayu Gantungkan Nasib ke DPR
Last Update 29 Mei 2017
Home » Berita » POLITIK DAN HUKUM » Detail
kabar pembatalan kampanye PDIP di GBK ,Sebagai salah satu serangan politik

Post By : Administrator
Last Update : 1 April 2014, 10:36

Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto mengaku heran atas beredarnya kabar PDIP membatalkan kampanye akbar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa 1 April 2014.

Menurut Hasto, PDIP tak merencanakan berkampanye di GBK. "Saya juga heran kok ada sms pembatalan," kata Hasto saat dihubungi. Menurut Hasto, sesuai arahan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, PDIP menghindari konsep kampanye terbuka di atas panggung yang menghadirkan banyak massa.

Model kampanye PDIP untuk Pemilu 2014, kata Hasto, hanya ada tiga: mengunjungi tempat-tempat bersejarah, blusukan, dan podium politik rakyat. "Tapi bukan massa besar. Cuma kampanye pendidikan politik," kata Hasto.

PDIP melihat, kata Hasto, Gelora Bung Karno adalah simbol semangat Ganefo--olimpiade tandingan yang digagas Soekarno. GBK dinilai bukan tempat untuk show of force PDIP pada Pemilu kali ini. "Kami tak mengerahkan massa, apalagi dananya cukup besar. Toh yang bakal datang adalah orang-orang yang sudah jelas memilih kami juga," kata Hasto.

Hasto menduga, kabar pembatalan kampanye PDIP di GBK hari ini sebagai salah satu serangan politik terhadap PDIP. Dia menegaskan, konsep kampanye PDIP hanya ada tiga, tanpa pengerahan massa yang begitu banyak.//kmp

Copyright OnoSurono.Com © 2018. All Right Reserved
Design By C.M.C (Cuplik Media Center)