Minggu, 18 November 2018
SUB BERITA
» PERIKANAN
» PERTANIAN
» POLITIK DAN HUKUM
» RAGAM
JAJAK PENDAPAT
Siapakah kader PDI Perjuangan yang pantas jadi bakal calon di Pilgub Jabar 2018?
   
Aang Hamid Suganda
Abdy Yuhana
Ono Surono ST
Rieke Diah Pitaloka
Sutrisno
TB Hasanudin
.:: Lihat Hasil ::.

BERITA TERBARU
Besarnya Perhatian Pada Nelayan, Bawa Ono Surono Sukses di Senayan
Last Update 20 Februari 2018
Ono Surono Sosialisasikan UU Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan
Last Update 28 Februari 2018
Gaduh Luhut-Susi, Ono Surono: Menenggelamkan Kapal Itu Harus Ada
Last Update 12 Januari 2018
Ono Surono Gelar Pengobatan Gratis
Last Update 14 Agustus 2017
Ono Surono Ikuti Panen Perdana Budidaya Lele Bioflok di Pondok Pesantren
Last Update 27 Desember 2017
Poktan Penerima UPPO Diminta Fokus Produksi Pupuk Organik
Last Update 25 Desember 2017
Ono Surono Adakan Kunjungan Kerja di Pemdes Gadel
Last Update 21 Juni 2017
Soal Status, Para POPT & PPL Indramayu Gantungkan Nasib ke DPR
Last Update 29 Mei 2017
Home » Berita » POLITIK DAN HUKUM » Detail
Video Iklan TV Ini Diusut KPI Karena Dianggap Serang Jokowi

Post By : Administrator
Last Update : 27 Maret 2014, 13:32

Jakarta, Sayangi.com - Sebuah iklan yang ditayangkan di televisi sedang diusut oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) karena dianggap mengandung unsur kampanye negatif terhadap Calon Presiden dari PDI-P Joko Widodo (Jokowi).

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Judhariksawan mengatakan kepada wartawan Selasa (25/3) bahwa pihaknya akan menelusuri apakah viddeo iklan itu memang benar mengandung unsur kampanye negatif atau tidak.

"Saya sudah mendengar itu. Nanti tim monitoring yang akan turun menelusuri. Kalau negative campaign, apa motifnya memutar tayangan iklan yang mengandung negative campaign," kata Judhariksawan.

Menurut Judhariksawan, setiap tayangan iklan seharusnya menampilkan identitas pembuat atau lembaga yang berkepentingan membuat iklan. Identitas itu ternyata tidak dicantumkan dalam iklan yang sedang diselidiki tersebut. Jika tim monitoring menyimpulkan adanya unsur kampanye hitam, maka KPK akan melarang penayangan iklan tersebut

Dalam iklan anonim yang ditayangkan sebuah televisi swasta memuat beberapa persoalan di Jakarta seperti kasus bus way yang karatan, korupsi, dan janji Jokowi yang berkomitmen untuk memimpin Jakarta selama 5 tahun. Dalam tayangan di bagian akhir iklan tertulis "Kutunggu Janjimu. Jokowi Kommit untuk memperbaiki Jakarta 5 tahun"//sayangi.com

Copyright OnoSurono.Com © 2018. All Right Reserved
Design By C.M.C (Cuplik Media Center)