Senin, 16 Juli 2018
SUB BERITA
» PERIKANAN
» PERTANIAN
» POLITIK DAN HUKUM
» RAGAM
JAJAK PENDAPAT
Siapakah kader PDI Perjuangan yang pantas jadi bakal calon di Pilgub Jabar 2018?
   
Aang Hamid Suganda
Abdy Yuhana
Ono Surono ST
Rieke Diah Pitaloka
Sutrisno
TB Hasanudin
.:: Lihat Hasil ::.

BERITA TERBARU
Besarnya Perhatian Pada Nelayan, Bawa Ono Surono Sukses di Senayan
Last Update 20 Februari 2018
Ono Surono Sosialisasikan UU Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan
Last Update 28 Februari 2018
Gaduh Luhut-Susi, Ono Surono: Menenggelamkan Kapal Itu Harus Ada
Last Update 12 Januari 2018
Ono Surono Gelar Pengobatan Gratis
Last Update 14 Agustus 2017
Ono Surono Ikuti Panen Perdana Budidaya Lele Bioflok di Pondok Pesantren
Last Update 27 Desember 2017
Poktan Penerima UPPO Diminta Fokus Produksi Pupuk Organik
Last Update 25 Desember 2017
Ono Surono Adakan Kunjungan Kerja di Pemdes Gadel
Last Update 21 Juni 2017
Soal Status, Para POPT & PPL Indramayu Gantungkan Nasib ke DPR
Last Update 29 Mei 2017
Home » Berita » POLITIK DAN HUKUM » Detail
PDI-P Pacitan Protes Atribut Partainya Dicopot Jelang Kedatangan Ibas

Post By : Administrator
Last Update : 7 Maret 2014, 18:18

JAKARTA, KOMPAS — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, memprotes pencopotan bendera PDI-P dan poster para calon anggota legislatifnya di wilayah Pacitan. Pencopotan itu disebut dilakukan oleh kader Partai Demokrat untuk menyambut kunjungan Sekretaris Jenderal DPP sekaligus caleg DPR dari Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.

"Ada instruksi (pencopotan atribut PDI Perjuangan) dengan alasan sterilisasi kunjungan Ibas. Instruksi itu dilakukan atas perintah struktur partai, diteruskan ke pengurus kecamatan dan dieksekusi oleh pengurus tingkat desa," kata Giyanto, caleg DPRD Provinsi Jawa Timur PDI-P Daerah Pemilihan VII, Rabu (5/3/2014).

Giyanto mengatakan, informasi yang dia terima, Ibas akan berkeliling wilayah Pacitan mulai hari ini sampai 14 Maret 2014. PDI-P, kata dia, siap melawan tindakan sewenang-wenang pihak Demokrat itu sesuai aturan yang ada. Setidaknya, kata dia, lebih dari 70 bendera PDI-P telah diturunkan.

Giyanto menambahkan, pihaknya menuntut agar bendera PDI-P yang telah diturunkan segera dipasang kembali. Ia menganggap hal itu menyangkut simbol dan martabat partainya. Pihaknya juga mendesak Demokrat meminta maaf secara institusi demi menjaga ketertiban penyelenggaran Pemilu 2014.

Tak hanya terkait penurunan bendera, Giyanto juga mempermasalahkan kunjungan Ibas ke Pacitan. Dia bakal melaporkan kepada Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) setempat jika Ibas melakukan kampanye terbuka sebelum waktu yang ditetapkan.

"Ibas caleg PD Dapil Jatim VII sudah memulai kampanye terbuka sejak 5 Maret 2014. Ia akan berkampanye dengan membuat panggung di Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku, Pacitan. Hal itu menyalahi aturan kampanye. Kepada Panwaslu serta penyelenggara pemilu untuk bertindak adil sesuai PKPU Nomor 17," pungkasnya.(har/kmp)

Copyright OnoSurono.Com © 2018. All Right Reserved
Design By C.M.C (Cuplik Media Center)