Minggu, 21 Januari 2018
SUB BERITA
» PERIKANAN
» PERTANIAN
» POLITIK DAN HUKUM
» RAGAM
JAJAK PENDAPAT
Siapakah kader PDI Perjuangan yang pantas jadi bakal calon di Pilgub Jabar 2018?
   
Aang Hamid Suganda
Abdy Yuhana
Ono Surono ST
Rieke Diah Pitaloka
Sutrisno
TB Hasanudin
.:: Lihat Hasil ::.

BERITA TERBARU
Gaduh Luhut-Susi, Ono Surono: Menenggelamkan Kapal Itu Harus Ada
Last Update 12 Januari 2018
Ono Surono Gelar Pengobatan Gratis
Last Update 14 Agustus 2017
Ono Surono Ikuti Panen Perdana Budidaya Lele Bioflok di Pondok Pesantren
Last Update 27 Desember 2017
Poktan Penerima UPPO Diminta Fokus Produksi Pupuk Organik
Last Update 25 Desember 2017
Ono Surono Adakan Kunjungan Kerja di Pemdes Gadel
Last Update 21 Juni 2017
Soal Status, Para POPT & PPL Indramayu Gantungkan Nasib ke DPR
Last Update 29 Mei 2017
Ancaman Kekeringan, Komisi IV DPR Sidak Sungai Hingga ke Rentang
Last Update 29 Mei 2017
OS: Banyak Lahan Pertanian di Indramayu Belum Dikelola
Last Update 7 Mei 2017
Home » Berita » POLITIK DAN HUKUM » Detail
PDI : Dana Pengamanan Belum Cair, Pemilu Sengaja Dibikin Chaos?

Post By : Administrator
Last Update : 29 Januari 2014, 14:37

JAKARTA -- Dana pengamanan Pemilihan Umum 2014 terus bergulir hingga kini tak kunjung cair. Hal ini mengundang kecurigaan sejumlah politikus Senayan bahwa Pemilu 2014 sengaja dibuat chaos.

"Saya menduga dana pengamanan Pemilu untuk Pemilu sengaja ditahan agar Pemilu chaos, sehingga pemerintahan diperpanjang," kata Bambang Soesatyo, Anggota Komisi III DPR Fraksi Golkar saat Raker dengan Kapolri, Rabu (29/1).

Masalah biaya pengamanan Pemilu ini sebenarnya terus disoroti politikus di Senayan lantaran Kapolri sudah berkali-kali menyurati Menteri Keuangan. Kapolri menanyakan anggaran pengamanan Pemilu senilai Rp 1 triliun, namun tak ada respon Menkeu untuk pencairan.

"Apa ini skenario membuat Polri terpuruk gagal mengamankan pemilu. Saya curiga pihak-pihak tertentu sengaja bermain," kata Anggota Komisi III lainnya, Herman.

Herman mengaku, pihak-pihak terkait seperti Kemenkeu dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) seolah-olah lempar tanggung jawab dan membiarkan polisi bekerja sendiri mengamankan pesta demokrasi lima tahunan itu.

Karena itu politisi PDI Perjuangan ini menyarankan Kapolri Jenderal Sutarman mengambil langkah strategis untuk mencari trobosan internal.

"Ibarat tidak ada rotan akar pun jadi. Lakukan substitusi anggaran, potong anggaran yang tidak terlalu urgen untuk pengamanan pemilu. Tak perlu berharap pada anggaran yang belum cair," tandasnya. (har/jpnn)

Copyright OnoSurono.Com © 2018. All Right Reserved
Design By C.M.C (Cuplik Media Center)