Selasa, 23 Oktober 2018
SUB BERITA
» PERIKANAN
» PERTANIAN
» POLITIK DAN HUKUM
» RAGAM
JAJAK PENDAPAT
Siapakah kader PDI Perjuangan yang pantas jadi bakal calon di Pilgub Jabar 2018?
   
Aang Hamid Suganda
Abdy Yuhana
Ono Surono ST
Rieke Diah Pitaloka
Sutrisno
TB Hasanudin
.:: Lihat Hasil ::.

BERITA TERBARU
Besarnya Perhatian Pada Nelayan, Bawa Ono Surono Sukses di Senayan
Last Update 20 Februari 2018
Ono Surono Sosialisasikan UU Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan
Last Update 28 Februari 2018
Gaduh Luhut-Susi, Ono Surono: Menenggelamkan Kapal Itu Harus Ada
Last Update 12 Januari 2018
Ono Surono Gelar Pengobatan Gratis
Last Update 14 Agustus 2017
Ono Surono Ikuti Panen Perdana Budidaya Lele Bioflok di Pondok Pesantren
Last Update 27 Desember 2017
Poktan Penerima UPPO Diminta Fokus Produksi Pupuk Organik
Last Update 25 Desember 2017
Ono Surono Adakan Kunjungan Kerja di Pemdes Gadel
Last Update 21 Juni 2017
Soal Status, Para POPT & PPL Indramayu Gantungkan Nasib ke DPR
Last Update 29 Mei 2017
Home » Berita » PERIKANAN » Detail
Nelayan Indramayu Terjang Cuaca Buruk

Post By : Administrator
Last Update : 24 Januari 2013, 23:20

Indramayu - Awal tahun ini merupakan waktu yang buruk bagi para nelayan di wilayah pantura Indramayu, Jawa Barat. Kondisi hujan disertai angin yang cukup kencang yang mereka temui di daratan juga ditemui kala mereka melaut. Hal inilah yang membuat banyak nelayan lebih memilih menjangkarkan perahunya di tepi pantai.

Namun, bagi para nelayan yang berlayar dengan perahu besar, cuaca seperti ini masih bisa diterjang. Meski bahaya ombak serta angin yang jauh lebih besar dari biasanya selalu mengancam mereka setiap saat.

Tasimin, 48 tahun, salah satu nelayan yang ditemui Cuplik.com di pelabuhan Karang Song, Indramayu mengatakan bahwa tetap saja ada rasa takut dengan cuaca seperti ini.

"Bagaimana lagi, inilah satu-satunya penghasilan. Tanpa melaut kami tak bisa makan," ungkapnya.

Kenekadan Tasimin pun dipicu oleh harga ikan yang melambung cukup tinggi. Stok ikan yang menipis di pasaran membuat Tasimin rela berjibaku melawan ombak. Sebagaimana diketahui, harga ikan laut di pasaran Indramayu saat ini melonjak hingga 50 persen.

Namun, meski lonjakan harga ikan cukup tinggi, nelayan yang berperahu kecil bakal berpikir seribu kali untuk melaut.

"Perahu kami kecil sehingga jika kami melaut sama saja mencari mati," ungkap Maman, 45 tahun, nelayan asal Parean, Indramayu.

Ketika ditanya soal sumber penghasilan tanpa melaut, "Hutang ke tetangga atau rentenir," ungkapnya sembari tersipu.

sumber: www.cuplik.com

Copyright OnoSurono.Com © 2018. All Right Reserved
Design By C.M.C (Cuplik Media Center)