Rabu, 15 Agustus 2018
SUB BERITA
» PERIKANAN
» PERTANIAN
» POLITIK DAN HUKUM
» RAGAM
JAJAK PENDAPAT
Siapakah kader PDI Perjuangan yang pantas jadi bakal calon di Pilgub Jabar 2018?
   
Aang Hamid Suganda
Abdy Yuhana
Ono Surono ST
Rieke Diah Pitaloka
Sutrisno
TB Hasanudin
.:: Lihat Hasil ::.

BERITA TERBARU
Besarnya Perhatian Pada Nelayan, Bawa Ono Surono Sukses di Senayan
Last Update 20 Februari 2018
Ono Surono Sosialisasikan UU Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan
Last Update 28 Februari 2018
Gaduh Luhut-Susi, Ono Surono: Menenggelamkan Kapal Itu Harus Ada
Last Update 12 Januari 2018
Ono Surono Gelar Pengobatan Gratis
Last Update 14 Agustus 2017
Ono Surono Ikuti Panen Perdana Budidaya Lele Bioflok di Pondok Pesantren
Last Update 27 Desember 2017
Poktan Penerima UPPO Diminta Fokus Produksi Pupuk Organik
Last Update 25 Desember 2017
Ono Surono Adakan Kunjungan Kerja di Pemdes Gadel
Last Update 21 Juni 2017
Soal Status, Para POPT & PPL Indramayu Gantungkan Nasib ke DPR
Last Update 29 Mei 2017
Home » Berita » PERIKANAN » Detail
Gaduh Luhut-Susi, Ono Surono: Menenggelamkan Kapal Itu Harus Ada

Post By : Administrator
Last Update : 12 Januari 2018, 16:08

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Luhut Binsar Pandjaitan melarang Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti untuk menenggelamkan kapal mulai tahun 2018 ini.

Dari pada ditenggelamkan, kata Luhut, lebih baik kapal tersebut diberikan kepada nelayan. Sebab, saat ini banyak nelayan yang tak bisa melaut, sehingga diharapkan kapal-kapal tersebut dapat membantu nelayan.

Menanggapi larangan Luhut, Anggota Komisi IV DPR RI membidangi Pertanian, Kehutanan dan Keluatan, Ono Surono, mengatakan, penenggelaman kapal asing yang mencuri ikan di perairan Indonesia merupakan bukti negara berdaulat.

Berikut wawancara Zul Sikumbang, wartawan rilis.id dengan anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan itu di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (12/1/2018)

Bagaimana tanggapan Anda soal pelarangan menenggelamkan kapal asing dari Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan?

Penenggelaman kapal itu sebagai komitmen dari visi pemerintah terkait kedaulatan, karena dari dulu illegal fishing tidak pernah selesai di Indonesia. Pernah dulu ditenggelamkan, tidak banyak dan tidak merata. Dengan penenggelaman kapal yang dilakukan oleh KKP sebenarnya hal yang sangat bagus untuk menegaskan bahwa Indonesia adalah negara yang berdaulat, dan itu sesuai dengan aturan yang ada. Apalagi, misalnya dengan adanya putusan pengadilan. Sehingga apa yang dilakukan oleh Menteri KKP dengan menenggelamkan kapal asing yang mencuri ikan, ya, sudah sangat bagus.

Kenapa Luhut tidak melihat hal itu?

 Menurut saya, apa yang disampaikan Luhut jangan menenggelamkan kapal asing yang mencuri ikan, tapi fokus pada urus industri, Ini kan sesuatu hal yang berbeda, tidak berarti tidak menenggelamkan atau fokus atau sebaliknya. Dan ini bisa dilakukan bersama-sama, penenggelaman kapal tetap dilakukan tapi meningkat produksi ikan nasional tetap harus dilakukan. Ini simultan, kedua-duanya jalan. Jangan sampai menenggelamkan kapal asing pencuri ikan dihentikan, yang pada akhirnya penegakan dari sisi kedaulatan, dari sisi pelaksanaan putusan pengadilan nanti tidak berjalan. Dua hal ini bisa dilakukan secara bersamaan.

Dua hal apa yang Anda Maksud?

Tapi tentunya ini terkait juga dengan Inpres No 7 Tahun 2017 tentang Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional. Ini kan sudah kerja bersama, bukan hanya KKP saja, ada 25 institusi yang terlibat untuk meningkatkan industri perikanan nasional. Sehingga kalau kita mau evaluasi bagaimana Inpres dan rencana aksi itu berjalan, yang ujungnya dari sisi kedaulatan kita dapat, menegaskan bahwa Indonesia adalah negara berdaulat, bukan menjadi daerah yang selalu dicuri sumber daya ikannya, tapi di sisi lain kita bisa membuktikan bahwa industri perikanan kita bisa maju dan bangkit.

Perlukah Luhut tekankan kepada Bu Susi untuk tidak tenggelamkan kapal asing pencuri ikan?

Jangan. Menenggelamkan kapal itu harus ada. Itu akan buat efek jera. Penenggelaman kapal yang dilakukan sekarang ini saja belum menjamin Indonesia aman dari pencurian ikan oleh nelayan asing. Saat zona-zona yang berbatasan dengan negara lain masih ada pencurian ikan, lalu ada keterbatasan armada Angkatan Laut, Polisi Air.

Apakah pelarangan penenggelaman kapal asing pencuri ikan bentuk intervensi Luhut kepada Susi Pudjiastuti?

Yang pasti mereka punya mekanisme. Menteri Luhut mempunyai tugas untuk melakukan koordinasi berbagai kebijakan yang menyangkut sektor maritim.

Bagaimana tanggapan Anda terhadap pernyataan Presiden Jokowi yang setuju dengan penenggelaman kapal asing yang mencuri ikan?

Saya sangat mendukung pernyataan Presiden Jokowi itu. Bahwa penenggelaman kapal itu baik dan bagus dan itu tetap harus dilakukan. Saya sangat mendukung sekali. Tapi di sisi lain, industri perikanan nasional terkait bagaimana meningkatkan ekspor ikan harus dilakukan.

Jadi titik masalahnya ada di mana?

 Sebenarnya bukan pada aksi penenggelaman kapal. Penenggelaman kapal biarkan saja, tapi bagaimana Pak Luhut mendorong Menteri Susi untuk lebih meningkatkan produksi, meningkatkan ekspor dengan bermacam-macam gebrakan, sehingga ekspor dan produksi ikan bisa meningkat. Jadi sebenarnya tidak ada korelasi.

 

Sumber : Rilis.id

Copyright OnoSurono.Com © 2018. All Right Reserved
Design By C.M.C (Cuplik Media Center)